A. Muqadimah
Sebagaimana telah dimaklumi bahwa mencari ilmu agama itu wajib atas setiap
muslim. Sebab tanpa ilmu, maka tidak ada amalan, karena ilmu wajib ada sebelum
berucap dan beramal. Salahsatu ilmu yang wajib dicari serta mendapatkan
perhatian penuh adalah ilmu – ilmu tentang adab. Terlebih saat ini adab telah
banyak dilalaikan dan diabaikan oleh sebagian besar kaum muslimin. Akibatnya, banyak
orang yang secara aqidah dan ibadah bagus, tetapi adab dan akhlaq buruk, bahkan
kadang lebih buruk dari mereka yang kurang dalam ibadah dan amal. Naudzubillahi
min dzalik.
Sebagian ulama’ bahkan mengatakan bahwa adab dan iman itu seperti satu –
kesatuan, apabila hilang salahsatunya, maka hilanglah yang lainnya.
B. Pengertian
Adab
Para ulama’ berbeda – beda dalam mendefinisikan adab, diantara mereka ada yang mengatakan : “ Adab adalah aturan atau norma mengenai sopan
– santun yang didasarkan atas aturan syar’i atau agama.
Yang lain
mengatakan : “ Adab adalah melatih diri dengan budi pekerti
dan akhlaq yang mulia.”
Sedang dalam kamus Indonesia, adab adalah kehalusan dan kebaikan budi
pekerti.
C.
Urgensi Adab
Ketahuilah
bahwa para ulama’ salaf sangat perhatian sekali pada masalah adab ini.
Bahkan mereka mengarahkan para murid – muridnya untuk mempelajarinya sebelum
mempelajari ilmu.
Imam
Malik bin Anas rahimahullah pernah berkata kepada seorang pemuda Quraisy :
تَعَلَّمُ
الأَدَبَ قَبْلَ أَنْ تَتَعَلَّمَ الْعِلْمَ
“ Pelajarlah adab, sebelum engkau mempelajari ilmu.”
Yusuf
bin Husain rahimahullah, berkata :
بِالأَدَبِ
تَفَهُمُ الْعِلْم
“
Dengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah dalam mempelajari ilmu.”
Ibnul
Mubarak rahimahullah, berkata :
تَعَلَّمُنَا
الأَدَبَ ثَلاثِيْنَ عَامًا, و تَعَلَّمُنَا العِلْمَ عِشْرِيْنَ
“ Kami mempelajari masalah
adab selama 30 tahun,
sedang kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.”
Ibnu Sirrin rahimahullah, berkata :
كَانُوا
يَتَعَلَّمُونَ الْهُدي كَمَا يَتَعَلَّمُونَ الْعِلْمَ
“ Mereka { para
ulama’} dahulu mempelajari adab / petunjuk sebagaimana mereka mempelajari
ilmu.”
Makhlad
bin al_Husain rahimahullah, berkata :
نَحْنُ
إِلَى كَثِيْرٍ مِنَ الأَدَبِ أَحْوَاجُ مِنَّا إِلَى كَثِيْرٍ مِنْ حَدِيْثٍ
“ Kami
lebih butuh dalam mempelajari adab daripada banyak menguasai hadits.”
{
Diambil dari Ta’dlimul ‘Ilmi syaikh
Shalih bin Abdillah bin Hamad, Siyar Alaamin Nubala’ adz_Dzahaby, Jami’ul ‘Ulum
wal Hikam Ibnu Rajab al_Hambaly }
Sangking pentingnya adab dan akhlaq tersebut
sampai_sampai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam mengajarkan do’a :
اَللَّهُمَّ
إِنِّي أَعُوذُبِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلَاقِ وَ الأَعْمَالِ وَ الأَهْوَاءِ
“ Ya
Allah, aku berlindung kepada_Mu dari akhlaq, amal – amal dan hawa nafsu yang
munkar.” { HR. Tirmidzi no. 359 }
Demikian
pentingnya adab dalam kehidupan seorang muslim. Maka sudah selayaknya setiap
muslim mengetahui adab – adab dalam agamanya, baik yang berkaitan adab kepada
Allah dan makhuq_Nya, adab - adab harian maupun adab dalam ibadah.
Mudah –
mudahan Allah senantiasa mengkaruniakan iman yang kuat dan adab atau akhlaq
yang terpuji pada kita sekalian. Amin Ya Karim.........
{Oleh
: Hasan Abu Ayyub}